Senin, 06 Juni 2011

Buku “Bibliografi Karya Ulama Minangkabau awal abad XX” oleh Apria Putra dan Chairullah Ahmad


Foto: Cover Buku "Bibliografi Ulama Minangkabau awal abad XX"

Pada tanggal 23 mei 2011 telah terbit sebuah buku yang bertajuk “Bibliografi Karya Ulama Minangkabau Awal Abad XX”. Dalam buku setebal viii + 244 halaman ini, penulis, Apria Putra dan Chairullah Ahmad, mencoba mengidentifikasi lebih dari 50 karya klasik Ulama Minangkabau yang pernah beredar pada dari akhir abad XIX hingga tahun 1960-an. Menarik, karya-karya yang dewasa ini terpinggirkan dan terlupakan itu kenyataannya pernah menjadi master peace dimasanya, dimana persebarannya bukan hanya Minangkabau, lebih dari itu bahkan melewati lautan, hingga Mekkah al-Mukarramah. Bila dilihat dari isinya begitu luar biasa, mulai dari dasar-dasar kajian Agama hingga “kaji” tingkat tinggi dalam bidang Tasawuf (Tarikat). Berikut mengenai penulis-penulisnya berupa ulama-ulama terkemuka, mulai dari yang berkedudukan internasional, prestisius, seperti Mufti Syekh Ahmad Khatib, hingga ulama-ulama lokal Minangkabau yang mempunyai pengaruh tak sedikit di tanah kelahirannya. Meninjau karya-karya ini membuat kita semakin memahami keadaan Minangkabau dimasa dahulu, dimasa keemasan Ulama dengan surau-surau-nya.
Di dalam buku yang terbilang sederhana ini, penulis mencantumkan karya-karya ulama yang telah dapat diinventarisasi di lapangan. Meski baru puluhan buah, namun diharapkan buku ini mampu membuka jalan untuk menengok dan menjejaki kembali khazanah Islam Minangkabau yang begitu menabjukkan.
Tercatat 28 ulama berikut karyanya yang dideskripsikan dalam buku ini. ulama-ulama tersebut ialah:
1. Syekh Ahmad Khatib al-Minangkabawi
2. Syekh Muhammad Sa’ad Mungka
3. Syekh Muhammad Dalil Bayang
4. Syekh Khatib Muhammad Ali al-Fadani
5. Syekh Thayyib Umar Sungayang
6. Syekh Yahya al-Khalidi Magek
7. Syekh Thaher Jalaluddin al-Falaki
8. DR. Abdul Karim Amarullah
9. Syekh Jalaluddin al-Kusai Sungai Landai
10. Syekh Abdul Wahid Tabek Gadang
11. Syekh Hasan Bashri Maninjau
12. Syekh Muhammad Jamil Jaho
13. Syekh Muhammad Jamil Jambek
14. Syekh Sulaiman ar-Rasuli
15. Syekh Muhammad Zein Batusangkar
16. Syekh Muda Abdul Qadim Belubus
17. Syekh Harun Toboh Pariaman
18. Syekh Ibrahim Musa Parabek
19. Syekh Abu Bakar Ali Naqsyabandi Maninjau
20. Syekh Janan Thaib Bukittinggi
21. Syekh Sidi Jamadi Koto Tangah
22. Haji Jalaluddin
23. Tuanku Mudo Abdul Hamid Hakim
24. Ust. Zainuddin Labay el-Yunusi
25. Buya H. Sirajuddin Abbas
26. Buya Hamka
27. Buya H. Mansur Dt. Nagari Basa
28. Syekh H. Yunus Yahya Magek
Buku ini terbitkan untuk kalangan terbatas, atas dukungan dari Komunitas Suluah dan Indonesia Heritage Centre (IHC), dengan kata pengantar dari Dr. Ahmad Taufik Hidayat, MA. Berikut Kata Pengantar Penulis dalam pembukaan buku tersebut:

Pengantar Penulis


بسم الله الرحمن الرحيم. اللهم صلى و سلم على سيدنا محمد
و على آله و أصحابه أجمعين

Syukur al-Hamdulillah buku ini dapat penulis selesaikan dengan segala keterbatasannya. Adapun penulisan buku ini dimotivasi oleh keinginan untuk mengangkat kembali karya-karya klasik ulama Minangkabau, yang saat ini telah tenggelam, serta dilupakan. Banyaknya karya-karya yang lahir dari ulama-ulama Minangkabau semakin membuktikan betapa ranah ini dulunya merupakan pusat intelektual Islam sebelum datangnya era modernisasi. Dengan-nya, sebutan bahwa negeri ini merupakan “Gudang Ulama” dimasa silam terbukti benar adanya. Kemudian, bagaimana agar keadaan masa lalu itu tidak hanya sekedar jadi kenangan manis dalam memori kolektif orang banyak? Jawabnya, salah satunya dengan bercermin kepada pribadi dan karya-karya sebagai warisan tertulis dari mereka. Dan penulisan buku ini ialah langkah awal, sebagai inventarisasi karya-karya mereka yang mulanya terserak ditengah-tengah masyarakat.
Meski pengumpulan dan identifikasi buku ini belumlah lengkap, sebab sangat banyak karya-karya yang belum dapat diakses, namun penulis berharap hadirnya buku ini mampu membantu para pembaca untuk mengenal karya-karya di awal abad XX, serta memberi arahan dalam memetakan pemikiran ulama-ulama tersebut, tentunya sambil mengenal kepribadian mereka masing-masing.
Dalam penulisan buku ini, penulis mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada para ulama, Syekh-syekh, khalifah-khalifah dan para zurriyyat (pewaris) ulama-ulama silam yang penulis temui dilapangan. Dimana para pemangku ulama ini telah membuka pintu selebar-lebarnya untuk penulis dalam mengakses karya-karya yang mereka warisi tersebut. Ucapan terima kasih selanjutkan penulis ucapkan kepada Bapak Dr. Ahmad Taufik Hidayat yang telah menyokong penulis dalam hal pengumpulan karya-karya tersebut dan telah pula berkenan memberikan pengantarkan dalam buku ini. Terima kasih kepada Dr. Danil M. Chaniago, Bapak Drs. Yulizal Yunus, M. Si (Lemlit IAIN Imam Bonjol Padang), Dr. Zaim Rais, MA. dan Ibuk Yulfira Riza, M. Hum, atas support-nya dalam inventarisasi khazanah Ulama Minangkabau. Selanjutnya kepada tim kecil “Filologia Sastra Arab `07”, meski telah berlalu, namun pengalaman bersama dalam melanglang buana menelusuri bukit dan lembah mencari khazanah Ulama sangat berarti bagi penulis. Ucapan terima kasih selanjutnya kepada teman-teman dari Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab angkatan 2007, yang sedang berjuang menyelesaikan studi di Fakultas Adab. Selanjutnya kepada adik-adik, laskar pemburu Naskah kuno dari Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab angkatan 2009, terus berjuang, selamatkan warisan Ulama Silam. Terakhir terimakasih kepada Komunitas Suluah, tempat penulis belajar berkarya, dan The Indonesian Heritage Centre (IHC), yang telah menfasilitasi penerbitan buku ini.
Penutup kalam, semua jerih payah ini dipersembahkan buat orang-orang terdekat yang penulis cintai: Ayahanda dan Ibunda, guru-guru penulis dalam lembaga formal maupun non formal, serta rekan seperjuangan. Semoga bermanfaat untuk para pembaca umumnya.


Palimo Indah, Padang, Mei 2011

Apria Putra
Chairullah Ahmad

8 komentar:

  1. Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan2 SULUAH yang memberikan saya akses melihat langsung naskah lama, semoga di masa mendatang kita bisa bekerjasama menguak kekayaan budaya Minangkabau di masa lalu.

    BalasHapus
  2. terimakasih infoy...bukunya bisa di dapat dimana...?
    el_harisi_mz@yahoo.com
    mksh

    BalasHapus
  3. Alhamdulillah ... Allahummaghfirlahum warham hum .. wa 'afihim wa'fu 'anhum ... wa akrim nuzulahum ... waj 'alil jannata matswaa hum ... Aamiin ...

    BalasHapus
  4. Alhamdulillah semoga bermanfaat buat siapa saja yg ingin mengetahui kondisi/situasi Islam di Minangkabau pada jamannya.

    BalasHapus
  5. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته، وبعد
    أنا من ذرية الشيخ أحمد بن عبداللطيف الخطيب، وأرغب في التواصل معكم للحصول على صور له أو كتب له
    ولكم جزيل الشكر

    عامر بهجت

    BalasHapus
  6. Alhamdulillah, salut buat karyanya....
    Sy putra minang dr Salo-Baso, yg lahir dan besar di Jakarta-Jawa. Seneng banget, pengen pulang kampung jadinya utk skdr nemuin yg punya Blog ini, dan penyusun lain dr karya ini. Mau liat naskah2 langsung dan diajak ke situs2 sejarah ulama2 tuo kita itu...hehee..

    BalasHapus
  7. Penghargaan saya untuk antum atas karyanya..,

    1. Untuk membeli buku/kitab tersebut dimana untuk wilayah Jakarta atau di luar daerah boleh juga bila saya transfer ?, mohon infonya. ke: jakjon313@gmail.com

    2. Mohon add bila ada facebook account FB saya: jakjon acho

    3. Jika akan ziarah kubur ke para ulama di Minangkabau bisa jadi guide kami ?

    Terima kasih.


    BalasHapus
  8. saya ingin pesan bukunya,, kira2 proses pembeliannya gimana ?
    mohon konfirmasinya di sini anifah.westperu@gmail.com

    BalasHapus